Jumat, 26 Maret 2021

Kode Etik Jurnalis: The Bang Bang Club



Judul Film    : The Bang Bang Club

Tanggal Liris : 22 April 2011

Genre          : Drama Politik dan Thriller

Durasi         : 1 jam 46 menit

Sutradara    : Steven Silver

Pemain       : Ryan Philippe (Greg Marinovich), Taylor Kitsch (Kevin Carter), Frank Rautenbach (Ken Oosterbroek), Neels Van Jaarsveld (Joao Silva), Malin Akerman (Robin Comley), dll.

Studio         : Paramount Pictures


ULASAN FILM

      Film ini menceritakan perjalanan empat jurnalis foto harian The Star yang berusaha mencari foto eksklusif dari pertikaian dua kubu di Afrika Selatan, karena perbedaan pandangan politik. Awal pertemuan keempat jurnalis ini, diawali ketika Greg sedang mengambil gambar di sekitar tempat pertikaian itu terjadi, lalu bertemu dengan Kevin, Ken, dan Joao yang sudah lebih dulu bekerja di jurnalis harian The Star. Disaat itulah mereka bertemu, Ken mencoba mengobrol dengan Greg tentang maksud kedatangannya, tetapi tiba-tiba mereka bertiga pergi karena ada seseorang yang sedang dibunuh. Berbeda halnya dengan Greg, dengan penuh kebenarian dan rasa ingin tahunya ia mendatangi tempat kejadian tersebut dan juga mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi. Ia mengambil gambar apapun yang menurutnya menarik, setelah mendapatkannya ia menuju ke kantor harian The Star dan memperlihatkan gambar yang telah ia ambil dan diterimalah ia di The Star.

      Bergabungnya Greg sebagai jurnalis di The Star ini, menambah semangat Kevin, Ken, dan Joao dalam mengambil gambar pada pertikaian dua kubu ini. Dari keempatnya, Greg adalah orang yang paling gila dalam mengambil gambar dan rasa ingin tahunya lebih besar daripada rasa takutnya.

                                                       



      Pada saat mereka berempat sedang mengambil gambar, tiba-tiba Greg mengikuti kumpulan orang yang sedang menarik satu orang untuk dibawa ke tengah lapangan untuk dibunuh. Tetapi untuk membantu orang tersebut, Greg mencoba mengatakan bahwa bisa saja orang tersebut bukanlah dari kubu sebelah. Hal ini pun tidak membuat gerombolan orang tersebut berpendapat hal yang sama dengan Greg, mereka menyiksa hingga membakar orang tersebut sampai pada akhirnya salah satu orang menusuknya hingga tewas. Kejadian ini pun tidak membuat Greg berhenti mengambil gambar dan mengikuti kemana perginya orang yang dibunuh tersebut sampai tewas , sehingga membuat ia menjadi sangat frustasi. Gambar yang Greg ambil sangat menggemparkan dunia, sampai ia akan diselediki polisi. Tetapi pada akhirnya, ia dinyatakan tidak bersalah dan gambar yang ia ambil mampu mendapatkan penghargaan paling bergengsi di dunia jurnalis pada tahun 1990 untuk foto yang sangat luar biasa yaitu Pulitzer Prize.

 

 

Hasil foto Greg Marinovich

      

      Seiring berjalannya waktu, Greg dan Kevin mulai dihantui rasa bersalahnya karena menjadi seorang jurnalis yang mengambil gambar ketika terjadinya peperangan dan harus melihat orang  membunuh dan dibunuh. Sampai pada akhirnya Kevin kacanduan obat-obatan terlarang dan mengharuskan dia dipecat dari pekerjaannya. Pada saat itu juga, ia pergi menuju Sudan untuk mencari tempat-tempat menarik. Sampai pada akhirnya ia menemukan suatu daerah yang kelaparan dan ia menemukan pemandangan yang sangat bagus untuk diambil gambar. Lagi-lagi karena kegilaannya dalam menjadi jurnalis foto, ia mengambil gambar dalam situasi apapun.

 

Hasil foto yang diambil oleh Kevin Carter


      Hasil foto Kevin ini pun mendapatkan penghargaan yang sama didapatkan oleh Greg yaitu Pulitzer Prize. Setelah tersebar dan pemberian penghargaan tersebut, ia banyak mendapatkan pertanyaan dari wartawan mengenai bagaimana keadaan ketika ia mengambil gambat tersebut. Pertanyaan yang membuat ia marah, ketika wartawan bertanya apakah Kevin membantu anak tersebut, apa yang dilakukan Kevin saat melihat kejadian seperti itu, hingga pada akhirnya mengatakan Kevin terlalu jahat karena tidak membantu anak tersebut. Hal ini pun membuat Kevin menjadi depresi dan selalu dihantui oleh rasa bersalahnya.


Kevin Carter

      Pada saat bersamaan, ketiga temannya yaitu Greg, Ken, dan Joao  melanjutkan tugasnya dalam mengambil gambar di tengah pertikaian dua kubu Afrika Selatan. Mereka sangat berusaha keras untuk mendapatkan foto yang sangat luar biasa, sampai mereka tidak peduli dengan nyawa bahkan tembakan dari kubu sebelah tidak membuat Greg pun takut. Parahnya, Greg menganggap hal tersebut sangat remeh. Sampai pada akhirnya, ketika mereka mulai mendekat tiba-tiba tembakan menuju ke badan Ken dan Greg. Keduanya, dibawa ke rumah sakit tetapi Ken tidak bisa diselamatkan. Sementara Greg mengalami luka yang cukup serius. Berita kematian Ken ini membuat Greg dan Joao sangat sedih. Tidak hanya mereka berdua, berita kematian Ken pun sampai terdengar di telinga Kevin. Hal ini membuat ia semakin menderita dan frustasi, sehingga ia merasa bahwa harus menemai Ken. Pada akhirnya, Kevin pun bunuh diri karena merasa tidak cukup kuat menahan tekanan yang telah ia alami selama menjadi seorang jurnalis.

 

    

KODE ETIK JURNALIS

Film The Bang Bang Club ini sangat menarik, karena menceritakan bagaimana empat jurnalis foto yang sangat totalitas dalam mengambil gambar secara eksklusif. Dalam mencari informasi pun mereka datang ke tempat kejadian perkara terjadi. Bahkan karena ketotalitasan mereka dalam mengambil gambar, beberapa foto yang tidak layak untuk dijadikan konsumsi publik pun tetap mereka abadikan dan dilihat oleh banyak orang. Profesionalitas mereka dalam mengambil gambar, mampu membuat mereka tidak peduli tentang nyawa. Tetapi kegilaan mereka dalam menjadi seorang jurnalis, membuat mereka dihantui dengan rasa bersalah. Seperti yang terjadi dengan Kevin, karena mengambil gambar ia menjadi depresi. Kevin dan Greg pun juga selalui dihantui dengan memori yang menyeramkan, karena melihat orang yang dibunuh dan membunuh. Tetapi mereka tidak memberikan pertolongan, malah mengambil gambar ketika seseorang membunuh atau dibunuh. Rasa profesionalitasa dan totalis mereka menjadi seorang jurnalis sangat diluar batas. Etika mereka dalam mengambil gambar pun sangat rendah, sekalipun gambar yang mereka ambil mendapatkan penghargaan. Tetapi di luar itu semua, gambar yang mereka ambil sangatlah tidak layak dikonsumsi publik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengesahan Peraturan Menteri Pencegahan dan Perlindungan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi

  Kasus pelecehan seksual baru-baru ini dialami oleh salah satu mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang dilakukan dosennya sendiri ketika mel...